Ledakan besar mengguncang rumah mewah di Grand Polonia, Medan hingga menghancurkan bangunan tiga lantai dan membuat warga panik setelah tiga orang meninggal dunia.
Rumah bernomor 3B menjadi titik utama ledakan yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Selain rumah tersebut, tujuh bangunan lain di sekitar lokasi ikut mengalami kerusakan akibat kuatnya ledakan.
Info Kejadian Medan akan mengulas kronologi ledakan rumah mewah di Grand Polonia, Medan, mulai dari penyebab dugaan kebocoran gas hingga proses evakuasi tiga korban yang meninggal dunia.
Suara Ledakan Keras Bikin Warga Sekitar Panik
Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat sejumlah pekerja bangunan sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Salah satu saksi bernama Ali mengaku sedang memasang keramik di rumah sebelah ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras.
Ali mengatakan suara ledakan tersebut terasa sangat kuat hingga membuat bangunan di sekitarnya bergetar. Ia bersama rekan-rekannya langsung berlari keluar untuk menyelamatkan diri.
Saat melihat ke arah rumah nomor 3B, Ali terkejut karena bangunan tersebut sudah mengalami kerusakan parah. Material rumah terlihat berserakan akibat tekanan ledakan yang besar.
Saksi lain juga mengaku sempat melihat cahaya putih sebelum suara ledakan terdengar. Bahkan, seorang pekerja sempat membantu seorang sopir yang terjebak akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Petugas Temukan Tiga Korban Meninggal di Bawah Reruntuhan
Setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan tim Gegana Brimob langsung mendatangi lokasi. Tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun di dalam rumah.
Dari tujuh orang yang menjadi korban, empat orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara tiga lainnya terjebak di bawah puing-puing bangunan.
Tim Basarnas mengerahkan personel serta alat berat untuk membantu proses evakuasi. Sekitar 400 petugas gabungan ikut terlibat dalam pencarian korban yang berfokus di area lantai dua rumah tersebut.
Korban pertama bernama Jesika ditemukan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 02.20 WIB. Jesika merupakan istri pemilik rumah dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai dua.
Petugas kemudian menemukan dua korban lainnya, yaitu Ros dan Sinta. Keduanya bekerja sebagai asisten rumah tangga dan babysitter di rumah tersebut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Rem Blong, Polisi Temukan Penyebab Mengejutkan di Balik Kecelakaan Maut Sibolangit
Kebocoran Pipa Gas Diduga Jadi Penyebab Ledakan
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menyebut penyelidikan awal menunjukkan dugaan kebocoran pipa gas tanam milik PGN menjadi penyebab ledakan.
Petugas langsung mengamankan lokasi untuk mencari penyebab pasti kejadian. Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan temuan lain dari tempat kejadian perkara.
Laboratorium Forensik Polda Sumut kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan indikasi konsentrasi gas di area dapur rumah.
Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Sumut AKBP Roy Tenno Siburian menjelaskan bahwa dapur menjadi lokasi yang paling banyak ditemukan tanda-tanda ledakan.
Menurutnya, kompor tanam di dapur mengalami kerusakan dan posisi beberapa bagian terlihat terangkat akibat tekanan kuat. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan adanya akumulasi gas yang kemudian memicu ledakan.
PGN Tutup Aliran Gas Setelah Insiden Terjadi
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) membenarkan bahwa kawasan tersebut memiliki jaringan pipa gas bumi. Setelah kejadian, PGN langsung menghentikan aliran gas menuju area perumahan untuk memastikan keamanan warga.
General Manager Regional 1 PT PGN Andi Sangga mengatakan pihaknya memastikan tidak ada lagi aliran gas yang masuk ke lingkungan tersebut setelah penutupan dilakukan.
PGN juga menjelaskan adanya perbedaan hasil pemeriksaan dengan pihak kepolisian karena waktu pengecekan dilakukan setelah beberapa jam dari kejadian. Kondisi tersebut membuat kadar gas di lokasi kemungkinan sudah mengalami perubahan.
Polisi Lanjutkan Penyelidikan Ledakan Rumah Mewah Medan
Setelah proses evakuasi selesai, kepolisian kini fokus mengungkap penyebab pasti ledakan rumah mewah tersebut. Polisi bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan terhadap berbagai bukti yang ditemukan.
Lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi dan mendapatkan penjagaan ketat. Petugas juga terus berkoordinasi dengan PGN serta tim laboratorium untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum ledakan terjadi.
Tragedi di Grand Polonia Medan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan keamanan instalasi gas di lingkungan rumah.