Posted in

Tragedi Medan, Suami Tega Habisi Istri CCTV Dimatikan Sebelum Aksi

Tragedi mengerikan terjadi di Medan, di mana seorang suami tega menghabisi istrinya sendiri sebelum melakukan aksinya.

Tragedi Medan, Suami Tega Habisi Istri CCTV Dimatikan Sebelum Aksi

Pelaku dengan sengaja mematikan CCTV untuk menutupi jejak kejahatan. Anak-anak korban sempat mendengar jeritan ibunya namun terlalu takut untuk menolong. Polisi segera menangkap pelaku dan melakukan penyelidikan intensif.

Simak peristiwa terbaru di Medan yang tengah ramai viral dibicarakan dan hanya kami hadirkan di Info Kejadian Medan.

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Medan

Polisi akhirnya mengungkap tabir kematian seorang ibu rumah tangga berinisial SW di Jalan Jawa, Kota Medan. Korban tewas akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Asrizal (AS), yang sempat mencoba mengelabui keluarga dan pihak berwenang. Kejadian tragis ini menjadi sorotan masyarakat karena pelaku awalnya berpura-pura bertindak normal.

Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa motif pembunuhan didasari pertengkaran rumah tangga yang dipicu penolakan korban terhadap permintaan pelaku. “AS mengalami pertengkaran dengan SW karena hasrat yang ditolak korban,” ungkap Calvijn saat konferensi pers di lokasi kejadian, Minggu (28/12/2025).

Tragedi itu terjadi pada Jumat (31/10/2025) dini hari, saat rumah tampak sepi dan hanya ada anak-anak korban yang berada di kamar sebelah. Meski sempat mendengar jeritan ibunya, anak-anak ini terlalu takut untuk keluar dan mencoba membantu, sehingga korban tak tertolong.

Matikan CCTV Sebelum Melancarkan Aksi

Dari rekaman CCTV yang berhasil diperoleh polisi, pelaku terlihat memijat korban sekitar pukul 23.00 WIB sebelum melakukan aksinya. Namun, ia dengan sengaja mematikan saklar CCTV agar perbuatannya tidak terekam. Langkah ini menunjukkan tingkat perencanaan yang dilakukan pelaku sebelum melakukan tindakan fatal.

Sekitar pukul 03.00 WIB, AS membekap wajah korban menggunakan bantal hingga SW meninggal dunia. Kejadian ini berlangsung di kamar utama rumah, sementara kedua anak korban berada di kamar sebelah dan mendengar jeritan sang ibu.

Warga setempat, Nina, mengungkapkan, “Anaknya ini sempat dengar ibunya menjerit minta tolong tapi kayak sembari dibekap. Karena takut, anaknya enggak berani keluar.” Kesaksian ini menguatkan dugaan bahwa korban berusaha meminta pertolongan sebelum akhirnya tewas di tangan suaminya sendiri.

Baca Juga: Jembatan Bailey 40 M Pulihkan Akses Vital Desa Garoga Pascabencana

Pelaku Padamkan CCTV Sebelum Bertindak

Pelaku Padamkan CCTV Sebelum Bertindak

Setelah kejadian, pelaku berusaha menutupi fakta pembunuhan dengan mendatangi ibu mertuanya di pasar sekitar pukul 07.00 WIB. Ia berpura-pura panik dan mengaku bahwa istrinya tidak bangun dari tidur, berharap sang ibu mertua menemui korban dan menganggap kematian SW sebagai kejadian alami.

Kapolrestabes Medan menjelaskan, strategi pelaku ini bertujuan agar kematian korban tampak wajar, sehingga ia bisa menghindari kecurigaan keluarga. Namun, rencana ini gagal karena kondisi jenazah yang mencurigakan membuat keluarga merasa ada yang tidak beres.

Polisi segera menerima laporan dari keluarga korban dan menindaklanjuti kasus ini. Langkah cepat aparat memastikan pelaku tidak sempat melarikan diri lebih jauh dan bisa segera ditangkap untuk proses hukum.

Jejak Penyidikan dan Imbas Kasus

Kasus pembunuhan ini menjadi perhatian warga dan pihak kepolisian karena terjadi di lingkungan rumah tangga yang tampak harmonis dari luar. Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku, termasuk melakukan pemeriksaan psikologis untuk mengetahui kondisi mental saat melancarkan aksi.

Selain itu, kasus ini mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap konflik rumah tangga yang bisa berujung tragedi. Aparat juga mengimbau keluarga untuk segera melapor bila ada indikasi kekerasan, sehingga korban bisa tertolong sebelum terjadi hal fatal.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti dari rumah korban, termasuk benda yang digunakan pelaku untuk membekap korban. Proses penyelidikan ini diharapkan bisa mengungkap motif dan kronologi secara lengkap, sekaligus memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai ketentuan hukum.

Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari medan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari medan.kompas.com