Posted in

Hujan Deras Picu Banjir di Tapanuli Tengah, Ratusan Rumah Terendam

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah selama beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah kecamatan.

Hujan Deras Picu Banjir di Tapanuli Tengah, Ratusan Rumah Terendam

Luapan sungai merendam ratusan rumah warga, mengganggu aktivitas masyarakat, serta merusak fasilitas umum dan lahan pertanian. Pemerintah daerah bersama BPBD bergerak cepat melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.

Hujan Deras Picu Banjir di Tapanuli Tengah

Kabupaten Tapanuli Tengah kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya sejumlah sungai, sehingga air merendam permukiman warga di beberapa kecamatan.

Sejumlah desa di Kecamatan Andam Dewi, Kolang, dan Badiri dilaporkan terdampak cukup parah. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai satu meter di beberapa titik. Warga terpaksa mengamankan barang-barang berharga dan sebagian memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir kali ini disebut sebagai yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Selain merendam rumah, air juga menggenangi fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan akses jalan utama. Akibatnya, arus transportasi sempat terganggu dan aktivitas perekonomian warga melambat.

Ratusan Rumah Terendam, Aktivitas Warga Terhenti

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah mencatat sedikitnya ratusan rumah warga terdampak banjir. Petugas gabungan bersama aparat desa langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Beberapa warga mengaku banjir datang secara tiba-tiba pada malam hari, sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Perabot rumah tangga, alat elektronik, hingga hasil panen ikut terendam air. Kondisi ini menambah beban masyarakat yang sebelumnya masih dalam tahap pemulihan ekonomi.

Selain permukiman, banjir juga menyebabkan sawah dan kebun warga terendam. Para petani khawatir gagal panen jika genangan air tidak segera surut. Pemerintah daerah pun diminta untuk segera memberikan bantuan logistik serta solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Baca Juga: Bobby Terus Percepat Pendataan Rumah Akibat Banjir-Longsor di Sumut

Bupati Tapteng Minta Warga Tetap Waspada

Bupati Tapteng Minta Warga Tetap Waspada

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Tapanuli Tengah menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana. Ia meminta warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk selalu memantau kondisi cuaca dan debit air sungai.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat hingga kepala desa, agar meningkatkan kesiapsiagaan. Posko siaga bencana diminta untuk aktif selama musim hujan, guna mempercepat respons jika terjadi banjir susulan atau keadaan darurat lainnya.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri bertahan di rumah jika kondisi sudah tidak aman. Pemerintah daerah siap memfasilitasi tempat pengungsian dan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Pemerintah Daerah Siapkan Langkah Penanganan dan Antisipasi

Sebagai langkah penanganan awal, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan berupa sembako, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak banjir. Tim kesehatan juga diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Selain penanganan darurat, pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan daerah aliran sungai. Normalisasi sungai dan pembersihan saluran air akan menjadi fokus utama untuk mengurangi risiko banjir berulang, terutama saat curah hujan tinggi.

Bupati berharap adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kelestarian hutan dan sungai. Dengan upaya bersama, diharapkan bencana banjir di Tapanuli Tengah dapat diminimalkan ke depannya.

Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari medan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari medan.kompas.com