Posted in

Medan Punya 61 Ribu Rumah Tak Layak Huni, 500 Unit Mulai Dibedah!

Kota Medan memiliki puluhan ribu rumah tak layak huni, dan kini program perbaikan mulai dilakukan pada ratusan unit pertama.

Medan Punya 61 Ribu Rumah Tak Layak Huni, 500 Unit Mulai Dibedah!

Kota Medan masih menghadapi persoalan besar di sektor perumahan. Dari total kebutuhan hunian layak, tercatat sekitar 61.000 rumah di Medan berada dalam kategori tidak layak huni dan memerlukan perhatian serius pemerintah. Angka ini menunjukkan bahwa masalah hunian layak masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi kota tersebut.

Kabar baiknya, Pemerintah Kota Medan bersama Yayasan Buddha Tzu Chi akan memulai renovasi 500 rumah sebagai tahap awal penanganan. Program ini menjadi langkah konkret untuk memperbaiki kondisi hunian warga berpenghasilan rendah. Harapannya, perbaikan ini dapat segera dirasakan oleh keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi serba terbatas.

Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVELIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Skala Masalah Perumahan

Wali Kota Medan Rico Waas menyebut angka 61.000 rumah tak layak huni menunjukkan bahwa masalah perumahan di kota ini belum selesai. Menurutnya, jumlah tersebut cukup besar dan membutuhkan kerja bersama dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia juga menilai bahwa penanganan masalah ini tidak bisa dilakukan secara instan.

Rico menjelaskan, program renovasi 500 unit hanya merupakan pintu masuk dari upaya yang lebih besar. Ia menilai kehadiran program ini penting sebagai awal gerakan pembenahan kampung yang berkelanjutan. Langkah awal ini diharapkan bisa menjadi pemicu bagi program lanjutan di wilayah lain.

Kondisi tersebut juga memperlihatkan bahwa persoalan perumahan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Karena itu, pemerintah perlu menetapkan prioritas agar bantuan benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan. Dengan strategi yang tepat, bantuan dapat menjadi lebih efektif dan merata.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Sasaran Warga Miskin

Rico Waas menegaskan bahwa program renovasi akan difokuskan pada warga kategori desil 1 dan desil 2, yaitu kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah. Dengan demikian, bantuan diharapkan lebih tepat sasaran dan tidak salah prioritas. Penentuan sasaran ini penting agar bantuan benar-benar menyentuh keluarga yang paling rentan.

Fokus pada kelompok paling rentan penting karena mereka biasanya paling terdampak oleh kondisi rumah yang tidak layak. Rumah yang bocor, sempit, atau tidak sehat dapat memperburuk kualitas hidup keluarga dalam jangka panjang. Dalam banyak kasus, kondisi bangunan juga berkaitan langsung dengan kesehatan penghuni.

Pemkot Medan juga melihat program ini sebagai bentuk kehadiran negara di tengah warga miskin perkotaan. Selain memperbaiki fisik rumah, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan martabat penghuni. Hunian yang layak bisa memberi pengaruh besar terhadap kualitas hidup keluarga.

Baca Juga: Disnaker Sumut Turun Tangan, Isu PHK Massal Di PT Toba Pulp Lestari Bikin Resah Warga!

Kolaborasi Pemkot dan Tzu Chi

 Kolaborasi Pemkot dan Tzu Chi

Program renovasi ini dijalankan melalui kerja sama Pemkot Medan dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari gerakan gotong royong “Rumah Merah Putih” yang diinisiasi Kementerian PKP. Sinergi ini menunjukkan bahwa penanganan rumah tak layak huni memang memerlukan partisipasi banyak pihak.

Ketua Tzu Chi Sumatera Utara Mujianto mengatakan, program ini merupakan bagian dari target perbaikan 5.000 rumah di Indonesia. Medan menjadi salah satu wilayah yang dipilih karena masih banyak keluarga membutuhkan hunian yang lebih layak. Program itu juga memperlihatkan kepedulian sosial yang nyata di tengah kebutuhan masyarakat.

Bagi pemerintah kota, kerja sama ini memberi harapan baru dalam penanganan RTLH. Dengan dukungan lembaga sosial, beban anggaran daerah bisa terbantu sekaligus mempercepat realisasi renovasi rumah warga. Kolaborasi seperti ini dinilai bisa menjadi model yang layak ditiru di daerah lain.

Harapan dan Langkah Lanjut

Rico menyebut renovasi 500 rumah ini sebagai langkah awal yang sangat berarti. Ia berharap program tersebut dapat menjadi model kolaborasi yang terus diperluas di masa mendatang. Jika berjalan baik, program ini bisa menjadi fondasi untuk intervensi yang lebih besar.

Ke depan, pemerataan kuota renovasi juga menjadi perhatian pemerintah kota agar dampaknya lebih merata. Dengan begitu, wilayah lain yang memiliki masalah serupa tidak tertinggal dari proses perbaikan. Pemerataan ini penting agar pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di satu titik.

Masih besarnya jumlah rumah tak layak huni menunjukkan tantangan perumahan Medan belum selesai. Namun, dimulainya program renovasi ini memberi sinyal bahwa penanganan mulai bergerak ke arah yang lebih serius dan terukur. Masyarakat pun berharap program ini benar-benar berlanjut dan tidak berhenti di tahap awal.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari rri.co.id