Aksi juru parkir liar di Lapangan Merdeka Medan kembali meresahkan warga, sehingga Dishub turun tangan untuk menertibkan praktik tersebut.
Juru parkir liar kembali meresahkan pengunjung Lapangan Merdeka dengan menarik tarif di atas aturan, terutama saat CFD dan CFN. Mereka beroperasi tanpa karcis atau identitas jelas, sehingga memicu keluhan warga. Dinas Perhubungan Kota Medan pun turun tangan bersama tim gabungan untuk menanganinya.
Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.
Kronologi Kemunculan Jukir Liar
Pengunjung Lapangan Merdeka sering mengeluhkan jukir liar yang aktif di kawasan dekat Posbloc. Saat parkir penuh di tepi jalan, mereka membuka lahan tambahan di depan bank swasta. Fenomena ini kerap terjadi saat akhir pekan atau acara CFD. Warga seperti Isma melaporkan praktik ini sudah berlangsung lama.
Isma menyatakan, jukir liar meminta tarif lebih tinggi dari ketentuan resmi. Mereka tidak memberikan karcis parkir sebagai bukti pembayaran. Hal ini menyulitkan pengunjung membantah pungutan tersebut. Kronologi dimulai dari keluhan bertahap yang mencapai media pada awal April 2026.
Keluhan mencuat setelah pengamatan lapangan menunjukkan jukir tanpa rompi atau lencana nama. Mereka bergerak bebas di pusat kota, memanfaatkan keramaian. Situasi ini mencerminkan pengawasan lemah sebelumnya di area strategis seperti Lapangan Merdeka.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Maraknya Jukir Liar
Kurangnya pengawasan ketat menjadi penyebab utama. Lahan parkir resmi sering penuh, mendorong jukir liar mengambil alih trotoar atau area tak resmi. Ketidakpatuhan terhadap aturan tarif resmi juga memicu praktik pungli ini. Warga menduga motif ekonomi mendasari aksi mereka.
Tidak adanya pegawai Dishub yang berjaga secara rutin memperburuk situasi. Lapangan Merdeka sebagai pusat kota rentan dieksploitasi saat CFD. Jukir liar memanfaatkan momen keramaian untuk meraup keuntungan cepat tanpa regulasi. Hal ini menunjukkan celah dalam sistem parkir elektronik (e-parking).
Faktor lain adalah minimnya sanksi tegas di masa lalu. Meski pernah ada penertiban, jukir liar cepat kembali beraksi. Kurangnya koordinasi antarinstansi memperlemah pencegahan dini di kawasan ramai seperti ini.
Baca Juga: SIAP-SIAP GELAP! 8 Lokasi di Medan Terdampak Pemadaman 4 Jam Hari Ini!
Dampak Bagi Masyarakat dan Ketertiban
Warga merasa resah dan was-was saat memarkir kendaraan. Tarif berlebih merugikan secara finansial, sementara absennya karcis memicu ketidakpastian. Pengunjung CFD enggan datang karena khawatir pungli berulang. Situasi ini mengurangi kenyamanan fasilitas umum.
Dampak lebih luas terlihat pada citra Kota Medan sebagai pusat aktivitas. Ketertiban lalu lintas terganggu karena lahan parkir liar menghalangi arus kendaraan. Insiden serupa di masa lalu bahkan memicu penganiayaan, meningkatkan rasa tidak aman.
Ekonomi lokal terdampak karena pengunjung menurun. Pedagang kaki lima di sekitar Lapangan Merdeka kehilangan pengunjung potensial. Ketidaknyamanan ini juga menghambat promosi wisata kota, terutama saat akhir pekan.
Langkah Penanganan Dishub
Humas Dishub Medan, Ali Hanafi, mengonfirmasi penurunan tim gabungan untuk investigasi. Langkah ini menindaklanjuti keluhan warga secara cepat. Fokus utama pada pengawasan intensif di Lapangan Merdeka untuk cegah pungli.
Tim gabungan melibatkan petugas parkir resmi dan aparat keamanan. Rencana termasuk pemasangan pos jaga permanen dan edukasi warga tentang tarif resmi. Penertiban serupa pernah menangkap puluhan jukir liar di Medan sebelumnya.
Ke depan, Dishub berkomitmen tingkatkan e-parking dan razia rutin. Warga diimbau laporkan pelanggaran melalui saluran resmi. Upaya ini diharapkan ciptakan lingkungan parkir tertib dan adil bagi semua.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com