Menjelang Lebaran, harga daging sapi di Medan melonjak Rp 140.000 per kilogram, namun pembeli justru enggan membeli.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sebuah fenomena mengejutkan terjadi di pasar daging sapi Medan. Meskipun harga daging sapi terpantau stabil di angka Rp 140.000 per kilogram, para pedagang justru mengeluhkan sepinya pembeli. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai daya beli masyarakat dan faktor-faktor ekonomi yang mungkin melatarbelakanginya.
Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.
Pasar Sepi di Tengah Harga Stabil
Bayu (55), seorang pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Petisah, Kota Medan, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebutkan bahwa jumlah pembeli saat ini jauh berkurang, sebuah situasi yang ia duga kuat disebabkan oleh kondisi ekonomi yang sedang tidak baik. Kondisi pasar yang sepi ini sangat kontras dengan suasana menjelang Lebaran di tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Bayu, harga daging sapi saat ini masih stabil di kisaran Rp 140.000 per kilogram, tidak jauh berbeda dengan harga di awal Ramadhan. Harga ini juga sesuai dengan patokan yang ditetapkan oleh rumah potong hewan (RPH), menandakan bahwa tidak ada kenaikan harga dari pemasok utama.
Meskipun stok daging sapi melimpah, Bayu merasa bahwa harga tersebut masih dianggap mahal oleh sebagian besar konsumen. Ia terus melayani pembeli sambil memotong daging, berharap ada peningkatan penjualan dalam beberapa hari ke depan menjelang puncak perayaan Lebaran.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Keluhan Pedagang Dan Faktor Ekonomi
Hal serupa juga disampaikan oleh Sofyan (48), pedagang daging sapi lainnya. Ia menyatakan bahwa sejak pagi hari, konsumen yang datang terlihat sepi, sebuah pemandangan yang berbeda drastis dengan periode sebelumnya. Penjualan yang tidak lancar ini diyakini Sofyan sebagai imbas dari faktor ekonomi.
Sofyan menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, menjelang Lebaran atau sekitar delapan hari sebelumnya, masyarakat sudah mulai ramai berbelanja. Namun, tahun ini terjadi penurunan signifikan dalam jumlah pembeli, menunjukkan adanya perubahan perilaku konsumsi masyarakat.
Biasanya, Sofyan mampu menjual hingga 50 kilogram daging sapi pada hari-hari biasa, yang selalu habis terjual jika pembeli ramai. Dengan harga Rp 140.000 per kilogram, ia mengakui bahwa sebenarnya keuntungan belum optimal, namun ia tetap mempertahankannya demi konsumen.
Baca Juga: Viral! Penemuan Mayat Wanita di Medan Dibungkus Karung dan Diikat Sprei, Ini Faktanya
Prediksi Kenaikan Harga Mendekati Lebaran
Meskipun saat ini harga cenderung stabil, Sofyan memprediksi bahwa akan ada kenaikan harga daging sapi, terutama saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan harga ini merupakan antisipasi rutin yang biasa terjadi menjelang momen-momen penting keagamaan.
Ia memperkirakan bahwa harga daging sapi bisa melambung hingga Rp 150.000 sampai dengan Rp 170.000 per kilogram. Kenaikan ini akan sangat bergantung pada harga yang ditetapkan oleh rumah potong hewan (RPH). Jika harga dari RPH naik, otomatis pedagang juga harus menyesuaikan.
Prediksi kenaikan harga ini menjadi perhatian tersendiri bagi konsumen, mengingat daya beli yang saat ini sudah terasa menurun. Pedagang berharap ada kebijakan yang dapat menjaga stabilitas harga tanpa harus mengorbankan keuntungan mereka.
Dampak Daya Beli Masyarakat
Fenomena sepinya pembeli daging sapi di Medan ini secara jelas mengindikasikan adanya tekanan pada daya beli masyarakat. Harga Rp 140.000 per kilogram yang dulunya mungkin dianggap wajar, kini menjadi pertimbangan berat bagi banyak keluarga.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu, mungkin ditambah dengan kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya, membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengalokasikan anggarannya. Daging sapi, yang merupakan komoditas penting saat Lebaran, kini menjadi barang mewah bagi sebagian kalangan.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat mencari solusi untuk menyeimbangkan stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa perayaan Idul Fitri dapat dirayakan dengan khidmat tanpa beban ekonomi yang berlebihan.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com