BNPB mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Sumatera Utara agar seluruh pengungsi bisa menempati yang layak.
Huntara dilengkapi fasilitas dasar, termasuk listrik, air bersih, dan kamar mandi, serta dukungan sosial seperti sembako, makanan siap saji, dan layanan kesehatan. Dengan percepatan ini, warga dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman tanpa khawatir tinggal di pengungsian, sambil menunggu pembangunan rumah.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.
BNPB Pastikan Warga Sumut Punya Huntara Sebelum Puasa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan agar seluruh warga terdampak bisa menempati hunian yang layak sebelum bulan puasa, sehingga mereka tidak perlu lagi tinggal di pengungsian selama menjalankan ibadah.
Kepala BNPB, Letjen Ganip Warsito, menekankan bahwa percepatan huntara menjadi prioritas utama. “Kami ingin seluruh warga terdampak sudah berada di tempat tinggal sementara yang layak sebelum Ramadan. Ini demi menjaga kenyamanan mereka saat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, percepatan huntara juga mempertimbangkan faktor kesehatan dan keamanan warga. Pengungsian yang terlalu lama dinilai berpotensi menimbulkan masalah sosial dan psikologis bagi keluarga terdampak, terutama anak-anak dan lansia. Dengan hunian sementara, BNPB berharap warga bisa hidup lebih layak sembari menunggu pembangunan rumah permanen selesai.
Peta Lokasi dan Jadwal Pembangunan Huntara
Pembangunan huntara difokuskan di beberapa wilayah yang paling terdampak bencana, termasuk Kabupaten Dairi, Karo, dan Tapanuli Utara. Setiap lokasi dipetakan berdasarkan jumlah keluarga terdampak dan kondisi lahan yang tersedia untuk membangun hunian sementara.
BNPB menargetkan pembangunan huntara selesai dalam waktu beberapa minggu, sehingga seluruh pengungsi dapat menempati hunian baru sebelum awal Ramadan. Pihak kontraktor dan tim lapangan bekerja secara bergiliran, termasuk memanfaatkan teknologi modular agar hunian bisa didirikan lebih cepat.
Warga terdampak juga dilibatkan dalam pembangunan huntara. Selain mempercepat proses pembangunan, hal ini memberi kesempatan bagi mereka untuk menyesuaikan hunian sementara dengan kebutuhan keluarga, seperti ukuran ruang tidur, dapur, dan fasilitas sanitasi.
Baca Juga: Pemkot Medan Kaji Strategi Baru Pemanfaatan Gedung Warenhuis
Fasilitas Huntara dan Bantuan Sosial Untuk Warga
Huntara yang dibangun dilengkapi fasilitas dasar, seperti listrik, air bersih, dan kamar mandi sementara. BNPB memastikan setiap hunian memenuhi standar kesehatan dan keamanan agar warga bisa menempati tempat tinggal sementara dengan nyaman.
Selain hunian, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik, termasuk makanan siap saji, sembako, dan perlengkapan ibadah bagi warga yang akan menjalankan puasa. Relawan dan petugas kesehatan siap memberikan pendampingan untuk menjaga kesehatan masyarakat selama tinggal di huntara.
Pemerintah daerah turut mendukung dengan menyediakan layanan sosial tambahan, termasuk sekolah darurat untuk anak-anak dan pos pelayanan kesehatan. Dukungan ini memastikan warga tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh keterbatasan fasilitas di pengungsian.
Harapan BNPB dan Warga Terdampak
BNPB berharap percepatan huntara dapat mengurangi beban psikologis dan fisik warga terdampak bencana. Dengan menempati hunian sementara sebelum Ramadan, warga bisa fokus pada kegiatan ibadah dan menjaga keharmonisan keluarga tanpa terganggu masalah pengungsian.
Beberapa warga terdampak menyambut baik percepatan pembangunan huntara. “Kami lega bisa tinggal di rumah sementara sebelum puasa. Anak-anak bisa belajar dan kami bisa fokus beribadah tanpa khawatir banjir atau kondisi pengungsian,” ujar salah seorang warga di Karo.
BNPB menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya soal hunian, tetapi juga bagian dari strategi pemulihan pasca-bencana. “Huntara adalah langkah awal. Kami terus mempersiapkan rumah permanen dan fasilitas pendukung agar warga dapat hidup normal kembali,” kata Ganip Warsito.
Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.kompas.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com