Di tengah padatnya jadwal pendidikan modern, sebuah inovasi menarik hadir dari SD Muhammadiyah 08 Medan sejak lama.
Sejak tahun 2015, sekolah ini secara konsisten mewajibkan seluruh muridnya untuk tidur siang. Kebijakan unik ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi cerdas untuk mengembalikan fokus dan energi siswa, terutama dengan jam pulang sekolah yang cukup sore.
Berikut ini, Info Kejadian Medan akan menunjukkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang holistik, di mana kesejahteraan fisik dan mental siswa menjadi prioritas utama.
Mengapa Tidur Siang Menjadi Bagian Kurikulum?
SD Muhammadiyah 08 Medan yang berlokasi di Jalan Santun No.19, Tegal Sari III, Medan, menerapkan kebijakan tidur siang ini sebagai solusi konkret. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Agusman, menjelaskan bahwa ide ini muncul karena siswa baru pulang sekitar pukul 16.00 WIB. Jam pulang yang relatif larut tentu menguras energi dan konsentrasi mereka.
Penerapan tidur siang ini bertujuan untuk mengembalikan kesegaran dan fokus siswa. Setelah berjam-jam belajar dan beraktivitas di sekolah, istirahat singkat di siang hari sangat krusial. Ini membantu mereka mempersiapkan diri untuk sesi pelajaran berikutnya atau kegiatan ekstrakurikuler tanpa kelelahan yang berlebihan.
Kebijakan ini dicetuskan oleh kepala sekolah pada tahun 2015. Ide tersebut didasari oleh pemahaman mendalam tentang kebutuhan istirahat anak-anak. Terutama karena jam pulang mereka yang mendekati waktu Ashar, istirahat menjadi kunci untuk menjaga performa belajar tetap optimal sepanjang hari.
Implementasi Praktis, Nyaman Dan Kondusif
Durasi tidur siang di SD Muhammadiyah 08 Medan berlangsung selama satu jam. Aktivitas ini dilakukan setelah siswa selesai makan siang dan menunaikan salat zuhur berjamaah. Setiap siswa tidur di ruang kelas masing-masing, memastikan privasi dan kenyamanan.
Untuk menunjang kenyamanan, siswa diperbolehkan membawa bantal pribadi dari rumah. Lingkungan kelas juga dirancang untuk mendukung istirahat yang berkualitas. Kelas-kelas dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) dan siswa diwajibkan melepas sepatu, menjaga kebersihan dan kenyamanan.
Selain itu, pihak sekolah juga memasang tikar di setiap kelas. Fasilitas ini menambah kenyamanan bagi siswa selama waktu tidur siang. Semua detail ini menunjukkan perhatian sekolah terhadap lingkungan yang kondusif untuk istirahat, sehingga siswa bisa mendapatkan manfaat maksimal dari kebijakan ini.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Garuda Mas Perkasa, Polres Belawan Sigap Amankan Lokasi
Inspirasi Bagi Sekolah Lain
Keberhasilan program tidur siang di SD Muhammadiyah 08 Medan tidak luput dari perhatian institusi pendidikan lain. Bapak Agusman mengungkapkan bahwa sudah ada beberapa sekolah yang tertarik dan datang untuk mempelajari implementasi program ini. Ini menunjukkan bahwa inovasi mereka relevan dan berpotensi untuk diadopsi lebih luas.
Ketertarikan dari sekolah lain menggarisbawahi bahwa kebutuhan akan manajemen energi siswa adalah isu universal. Model yang diterapkan oleh SD Muhammadiyah 08 Medan menawarkan solusi praktis yang bisa direplikasi. Meskipun belum ada kepastian apakah sekolah-sekolah tersebut akan mengadaptasinya, ini adalah indikasi positif.
Dampak positif program ini juga dirasakan langsung oleh siswa. Fara, siswi kelas VI, mengaku sangat senang dengan kebijakan tidur siang ini. Ia merasa lebih bersemangat dan fokus dalam mengikuti pelajaran setelah mendapatkan istirahat yang cukup. Pengakuan Fara menjadi bukti nyata efektivitas program ini.
Manfaat Tidur Siang Bagi Perkembangan Anak
Tidur siang memiliki banyak manfaat bagi anak-anak, terutama dalam meningkatkan fungsi kognitif. Istirahat singkat ini dapat membantu mengkonsolidasikan memori, meningkatkan perhatian, dan memperbaiki kemampuan memecahkan masalah. Anak-anak yang cukup istirahat cenderung lebih fokus dan aktif di kelas.
Selain itu, tidur siang juga berperan penting dalam mengatur emosi anak. Anak-anak yang kurang tidur seringkali lebih mudah rewel, cemas, atau sulit berkonsentrasi. Tidur siang membantu menstabilkan suasana hati mereka, membuat mereka lebih tenang dan responsif terhadap pembelajaran.
Secara keseluruhan, kebijakan tidur siang di SD Muhammadiyah 08 Medan adalah contoh praktik baik dalam dunia pendidikan. Ini bukan hanya tentang istirahat, tetapi juga tentang pengakuan terhadap kebutuhan alami anak untuk beristirahat demi performa belajar yang optimal. Sebuah langkah progresif yang patut dicontoh.
Ikuti terus berita terbaru seputar Info Kejadian Medan serta informasi menarik lainnya yang menambah wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sapanusa.id