Peristiwa tragis terjadi di TPI Gabion Belawan, Sumatera Utara, ketika dua nelayan diduga tewas saat membongkar ikan busuk dari dalam kapal.
Kejadian yang terekam dalam video viral ini mengundang perhatian publik dan memicu keprihatinan luas. Polisi telah membenarkan adanya dua korban jiwa dan kini masih menyelidiki penyebab pasti kematian.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.
Viral Ungkap Dugaan Tewasnya Dua Nelayan di Belawan
Sebuah video yang memperlihatkan dua pria tergeletak tak sadarkan diri di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gabion, Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial. Video tersebut memicu keprihatinan publik karena dinarasikan bahwa kedua pria itu diduga tewas saat membongkar ikan busuk dari dalam kapal.
Dalam video yang beredar pada Senin (26/1/2026), tampak dua laki-laki terbaring di dermaga dengan kondisi tidak bergerak. Di sekitar lokasi terlihat warga dan pekerja pelabuhan berkerumun, sementara terdengar suara tangisan seorang perempuan yang diduga keluarga atau rekan korban.
Narasi dalam unggahan video menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari. Lokasi kejadian berada di Dermaga TPI Gabion, kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, yang merupakan salah satu pusat aktivitas bongkar muat hasil laut di Kota Medan.
Profil Korban dan Awal Mula Peristiwa
Disebutkan dalam narasi unggahan, dua korban merupakan pekerja kapal KM Super II GT 30. Keduanya berinisial AS (53) dan M (27), yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan atau awak kapal. Saat kejadian, mereka disebut sedang melakukan aktivitas pembongkaran ikan dari dalam kapal.
Diduga, ikan yang dibongkar dalam kondisi busuk dan menimbulkan bau menyengat. Beberapa pihak menduga adanya paparan gas berbahaya atau kondisi udara tertutup di dalam palka kapal yang berpotensi membahayakan keselamatan pekerja. Namun, dugaan tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti berapa lama korban berada di dalam kapal sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan.
Baca Juga: Kebakaran Landa SD Negeri di Dairi, 3 Ruang Kelas Hangus Terbakar
Polisi Pastikan Kejadian, Sebab Kematian Masih Diselidiki
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, membenarkan adanya peristiwa meninggalnya dua orang nelayan tersebut. Ia memastikan bahwa kedua korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Meski demikian, Agus menegaskan bahwa pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian kedua korban. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian, kecelakaan kerja, atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kami masih menyelidiki penyebab kematian korban. Tim sedang mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujar AKP Agus singkat saat dikonfirmasi. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan instansi terkait untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh.
Perhatian Keselamatan Kerja Nelayan Kembali Disorot
Peristiwa ini kembali menyoroti isu keselamatan kerja nelayan dan awak kapal, khususnya saat melakukan aktivitas bongkar muat ikan. Lingkungan kerja di kapal, terutama ruang tertutup seperti palka, memiliki risiko tinggi jika tidak dilengkapi prosedur keamanan yang memadai.
Pengamat perikanan menilai bahwa aktivitas bongkar ikan busuk berpotensi menimbulkan gas berbahaya seperti amonia atau hidrogen sulfida. Tanpa alat pelindung diri dan ventilasi yang cukup, kondisi tersebut dapat mengancam keselamatan pekerja.
Masyarakat berharap agar kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pengelola pelabuhan, pemilik kapal, dan pemerintah daerah. Selain pengusutan tuntas oleh kepolisian, diperlukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, demi melindungi keselamatan para nelayan yang menjadi tulang punggung sektor perikanan.
Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com