Posted in

Terungkap! Kronologi ART di Medan Buang Bayi di Belakang Rumah Majikan

Kasus mengejutkan terjadi di Medan saat seorang ART nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya di belakang rumah majikan.

Medan Buang Bayi di Belakang Rumah Majikan

Polisi mengungkap kronologi lengkap kejadian, mulai dari penemuan jasad bayi hingga pemeriksaan pelaku. Fakta demi fakta terkuak dalam penyelidikan yang berlangsung intensif. Simak detail peristiwa tragis ini, motif di balik tindakan tersebut.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.

Temuan Mengejutkan di Pekarangan Rumah Warga

Warga Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di belakang salah satu rumah di kawasan tersebut. Bayi yang diduga baru saja dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah kotak pada Selasa pagi (10/2/2026). Penemuan ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian.

Informasi awal diterima pihak kepolisian dari kepala lingkungan setempat yang melaporkan adanya temuan mencurigakan di salah satu komplek perumahan. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Medan Timur langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan jasad bayi berada di dalam kotak yang diletakkan di bagian belakang rumah. Garis polisi segera dipasang untuk mengamankan area, sementara petugas mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna mengungkap peristiwa yang mengejutkan warga tersebut.

Fakta Terungkap, Ibu Bayi Berprofesi sebagai ART

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa ibu bayi berinisial SA (19) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di rumah tersebut. Fakta ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan penghuni rumah tempat SA bekerja dan tinggal.

Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butar-Butar menjelaskan bahwa bayi tersebut diduga dilahirkan sendiri oleh SA di dalam rumah. Setelah proses persalinan, bayi itu kemudian dibuang di belakang rumah tempat ia tinggal dan bekerja, dimasukkan ke dalam sebuah kotak.

“Ibu bayi profesinya di dalam rumah itu adalah pembantu rumah tangga. Dibuangnya di belakang rumah tempat dia tinggal, tapi di dalam kotak,” ujar Kompol Agus saat konferensi pers. Pernyataan ini memperjelas bahwa lokasi pembuangan masih berada di lingkungan tempat pelaku bekerja.

Baca Juga: Tewaskan Pedagang Ikan, Pelaku Tawuran Belawan Ditembak Polisi

Polisi Dalami Kasus, Penyelidikan Intensif Dilakukan

Polisi Dalami Kasus, Penyelidikan Intensif Dilakukan=

Setelah menemukan jasad bayi, petugas langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Autopsi dilakukan guna memastikan penyebab kematian serta mengetahui apakah bayi sempat hidup setelah dilahirkan.

Polisi juga mengamankan SA untuk dimintai keterangan secara intensif. Pemeriksaan dilakukan untuk menggali motif di balik tindakan tersebut, termasuk kondisi psikologis dan latar belakang kehamilan yang dialaminya. Aparat berupaya memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, penyidik turut memeriksa sejumlah saksi dari lingkungan sekitar dan penghuni rumah tempat SA bekerja. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi, termasuk apakah ada pihak lain yang mengetahui atau terlibat dalam kejadian tersebut.

Keprihatinan dan Imbauan kepada Masyarakat

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku terkejut karena tidak menyangka kejadian tersebut terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka. Beberapa warga menyebut SA dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap persoalan sosial, khususnya yang menyangkut remaja dan pekerja muda di perantauan. Kurangnya dukungan sosial, tekanan ekonomi, serta ketakutan menghadapi konsekuensi kehamilan di luar nikah kerap menjadi faktor pemicu tindakan nekat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui adanya kondisi darurat atau persoalan yang berpotensi membahayakan keselamatan seseorang, terutama bayi dan anak-anak. Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari detik.com
  2. Gambar Kedua dari detik.com