Pemeriksaan KPPU menemukan sejumlah fakta terkait pergerakan harga pangan di Medan yang meningkat menjelang Lebaran 2026.
Menjelang Lebaran 2026, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional Kota Medan. Sidak ini bertujuan untuk memantau harga dan ketersediaan stok pangan. Hasilnya menunjukkan harga pangan relatif terkendali dan stok cukup aman, memberikan angin segar bagi masyarakat.
Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.
Sidak Mendadak KPPU, Mengintip Kondisi Pasar Medan
Sidak pasar tradisional ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah I KPPU, Ridho Pamungkas, bersama Plt Kadisperindag-ESDM Sumut, Yosi, dan perwakilan Satgas Pangan Polda Sumut. Tim gabungan ini menyambangi dua pasar penting di Medan, yaitu Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing, untuk mendapatkan gambaran menyeluruh kondisi pasar.
Menurut Ridho Pamungkas, pemantauan dilakukan terhadap berbagai komoditas pangan strategis. Komoditas tersebut meliputi beras, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang, gula, serta minyak goreng. Fokus pada komoditas utama ini memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat terjaga ketersediaannya.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum, stok bahan pokok di dua pasar tersebut dalam kategori aman. Meskipun demikian, Ridho Pamungkas mengakui adanya pergerakan harga yang bervariasi pada sejumlah komoditas. Variasi harga ini menjadi perhatian untuk analisis lebih lanjut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Fenomena Harga Daging Ayam, Turun Drastis di Atas Acuan?
Salah satu temuan menarik dari sidak adalah penurunan harga daging ayam ras. Ridho Pamungkas mengungkapkan bahwa harga daging ayam tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Namun, harga tersebut masih berada di atas harga acuan yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan survei di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing, harga daging ayam berada di kisaran Rp43.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, harga acuan pemerintah ditetapkan di kisaran Rp40.000 per kilogram. Perbedaan ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang perlu dicermati lebih lanjut.
Ridho Pamungkas menduga penurunan harga daging ayam ini berkaitan dengan menurunnya permintaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan. Berkurangnya aktivitas konsumsi makanan pada siang hari oleh anak-anak sekolah yang berpuasa kemungkinan menjadi faktor pemicu. Ini menggambarkan interaksi kompleks antara konsumsi dan harga.
Baca Juga: Miris! Bengkel Tambal Ban di Medan Ludes Terbakar, Warga Panik
Hortikultura Membawa Kabar Gembira, Harga Stabil Dan Stok Melimpah
Berbeda dengan protein hewani, komoditas hortikultura justru menunjukkan tren penurunan harga di pasar tradisional. Harga cabai merah berada di kisaran Rp24.000–Rp28.000 per kilogram, dan cabai rawit sekitar Rp28.000–Rp30.000 per kilogram. Penurunan ini sangat membantu daya beli masyarakat.
Demikian pula dengan bawang merah, yang harganya berkisar Rp28.000–Rp36.000 per kilogram, dan bawang putih sekitar Rp30.000–Rp37.000 per kilogram. Stabilitas harga ini merupakan kabar baik bagi konsumen yang akan merayakan Lebaran.
Penurunan harga komoditas hortikultura ini dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan yang relatif mencukupi di pasar. Selain itu, pola konsumsi masyarakat selama Ramadhan yang cenderung stabil juga turut berkontribusi. Keseimbangan antara pasokan dan permintaan berperan penting dalam stabilisasi harga.
Antisipasi Gejolak Harga Menjelang Idulfitri
Meskipun harga pangan secara umum terkendali, pedagang menyampaikan kekhawatiran tentang potensi transmisi harga menjelang Hari Raya Idulfitri. Mereka memprediksi bahwa harga komoditas hortikultura masih berpotensi mengalami perubahan. Dinamika pasokan dari daerah sentra produksi menjadi faktor utama.
Perubahan harga ini seringkali terjadi akibat peningkatan permintaan yang signifikan menjelang hari raya besar. Pedagang berharap adanya intervensi atau kebijakan yang dapat menjaga stabilitas harga. Ketersediaan pasokan yang merata ke seluruh daerah menjadi kunci.
KPPU akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau kecurangan yang dapat memicu kenaikan harga. Pengawasan ketat diperlukan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.viva.co.id
- Gambar Kedua dari cnbcindonesia.com