Posted in

Sudah 13 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Belum Padam

Kebakaran hebat terjadi di pabrik Sandal Swallow di Medan, Sumatera Utara, sejak pagi hari dan hingga 13 jam kemudian api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Sudah 13 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Belum Padam

Petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api dengan menggunakan truk, selang air, dan alat berat, sambil memastikan keselamatan pekerja serta warga sekitar.

Pemerintah setempat menekankan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan mendorong penerapan prosedur keselamatan yang lebih ketat di seluruh pabrik.

Pabrik yang menjadi salah satu produsen sandal terkenal ini mengalami kerusakan parah pada hampir seluruh area produksi.

Aparat pemadam bekerja keras dengan berbagai alat pemadam dan air, namun kondisi bahan mudah terbakar di dalam pabrik memperlambat proses pemadaman.

Berikut ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan anda.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran dilaporkan pertama kali terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Diduga api berasal dari area penyimpanan bahan baku, yang sebagian besar terdiri dari karet dan plastik, bahan yang sangat mudah terbakar.

Saat api mulai membesar, petugas pemadam kebakaran dan warga setempat segera mengevakuasi karyawan serta menghentikan aktivitas di sekitar pabrik.

Pihak pabrik memastikan bahwa semua pekerja telah keluar dari area terdampak, meskipun beberapa mengalami luka ringan akibat kepulan asap dan panas. Pihak berwenang kemudian menutup akses jalan utama menuju pabrik untuk memudahkan operasi pemadaman.

Upaya Pemadaman yang Masih Berlangsung

Hingga lebih dari 13 jam, petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan api. Kondisi lokasi yang luas dan tingginya intensitas bahan mudah terbakar membuat proses ini sangat sulit. Truk pemadam, selang air, dan alat berat digunakan untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses.

Petugas juga melakukan pendinginan area di sekitar pabrik agar kebakaran tidak menyebar ke lokasi lain. Koordinasi antara Dinas Pemadam Kebakaran, Polri, dan relawan terus berlangsung, termasuk penyiapan pasokan air tambahan dari sungai terdekat.

Baca Juga: 

Langkah Penyelidikan Dan Pencegahan

Langkah Penyelidikan Dan Pencegahan

Pihak kepolisian Medan dan Dinas Pemadam Kebakaran telah membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Sementara dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau penanganan bahan baku yang tidak aman, penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.

Pemerintah kota menekankan pentingnya penerapan prosedur keselamatan kebakaran pada semua pabrik, termasuk jalur evakuasi, sistem deteksi dini, dan alat pemadam internal. Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada terhadap kebakaran susulan serta mengikuti arahan petugas.

Kebakaran pabrik Sandal Swallow menjadi peringatan bagi seluruh industri terkait pentingnya standar keselamatan kerja, manajemen bahan mudah terbakar, serta kesiapan tanggap darurat.

Meski upaya pemadaman masih berlangsung, pihak berwenang memastikan keselamatan pekerja dan warga prioritas utama sebelum proses pemulihan dimulai.

Dampak Kebakaran Bagi Pabrik

Kebakaran ini menyebabkan kerusakan signifikan pada mesin produksi, bahan baku, dan produk jadi.

Diperkirakan kerugian materiil mencapai puluhan miliar rupiah, sementara aktivitas produksi terhenti total hingga kondisi pabrik aman untuk diakses kembali.

Selain kerugian finansial, kepulan asap dari kebakaran berdampak pada lingkungan sekitar. Warga sekitar melaporkan gangguan pernapasan sementara beberapa area jalan ditutup untuk mencegah risiko tambahan.

Pemerintah kota bersama aparat keamanan melakukan evakuasi dan pengamanan wilayah agar warga tidak terkena dampak lebih luas. Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari medan.kompas.com
  • Gambar Kedua dari kliksumut.com