Posted in

Pencurian di Promo Cell Memanas Bos Toko Aniaya Karyawan di Hotel

Kasus pencurian di toko ponsel Promo Cell di Deli Serdang memanas setelah bos toko, PS, melakukan penganiayaan terhadap dua karyawan yang diduga mencuri.

Memanas Bos Toko Aniaya Karyawan di Hotel

Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel di Medan, melibatkan kekerasan fisik bersama-sama, dan menimbulkan perhatian publik. Polisi telah menetapkan empat tersangka dan memastikan proses hukum tetap berjalan. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar menyerahkan penanganan pidana kepada aparat.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.

Pencurian di Promo Cell Berakhir Ricuh dan Kekerasan

Kasus pencurian di toko ponsel Promo Cell yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting, Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik. Awalnya perkara ini hanya terkait pencurian, namun kemudian berkembang menjadi kasus penganiayaan bersama.

Bos Promo Cell, PS, melaporkan dua karyawannya, G dan R, atas dugaan pencurian. Laporan ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/388/IX/2025/SPKT Polsek Pancur Batu. Namun, dalam proses penyelidikan, kedua pelaku tidak segera ditangkap.

Akibat kekecewaan itu, PS mengambil langkah sendiri untuk melacak keberadaan G dan R. Pencarian ini akhirnya berujung pada tindakan penganiayaan di sebuah hotel, yang menambah kompleksitas kasus ini dan memunculkan perhatian media serta masyarakat.

Peristiwa di Balik Hotel Yang Memanas

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, peristiwa terjadi pada Senin dini hari, 22 September 2025, sekitar pukul 02.27 WIB. Promo Cell dibobol, dan karyawan berinisial G dan R diduga sebagai pelaku pencurian.

Di tengah proses penyelidikan yang berjalan sesuai prosedur, pelapor memperoleh informasi mengenai keberadaan G dan R di sebuah hotel di wilayah Medan. Informasi tersebut sempat disampaikan kepada penyidik, dan polisi berencana melakukan pengamanan.

Namun, PS tidak menunggu tindakan polisi. Bersama beberapa orang, ia mendatangi hotel, membuka paksa pintu kamar, dan melakukan penganiayaan terhadap G dan R. Kedua korban dipukul dan ditendang secara bersama-sama, sehingga kasus ini kini juga melibatkan tindak pidana kekerasan.

Baca Juga: 2 Pembunuh Sopir Taksi Online di Medan Divonis Penjara Seumur Hidup

Penetapan Tersangka dan Konferensi Pers

Penetapan Tersangka dan Konferensi Pers

Dalam kasus penganiayaan ini, polisi menetapkan empat tersangka, yakni PS, W, S, dan LS. Penetapan tersangka dilakukan setelah kasus ini mencuat di media sosial dan mendapat perhatian publik.

Polrestabes Medan menggelar konferensi pers di Aula Satuan Reserse Kriminal, Senin (2/1/2026). Acara ini menghadirkan Kasatreskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kepala Seksi Humas AKP Nover Parlindungan Gultom, serta ahli pidana Prof Alvi Syahrin untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai kasus tersebut.

Dalam konferensi pers, AKBP Bayu menjelaskan bahwa penganiayaan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan kekerasan fisik terhadap kedua korban. Polisi menegaskan bahwa tindakan hukum tetap berjalan, dan pihak kepolisian akan memproses semua tersangka sesuai aturan yang berlaku.

Dampak dan Respons Publik

Kasus ini menimbulkan polemik di masyarakat. Banyak pihak menyoroti tindakan PS yang mengambil hukum sendiri, sementara sebagian lagi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur hukum dan penyelidikan polisi.

Para ahli pidana juga mengingatkan bahwa mengambil tindakan di luar hukum bisa menimbulkan konsekuensi serius, termasuk penetapan sebagai tersangka penganiayaan. Polisi menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat akan diproses secara adil.

Polrestabes Medan menyatakan, kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar menyerahkan penanganan kasus pidana kepada aparat hukum. Selain itu, pihak kepolisian juga menegaskan akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan dalam kasus pencurian agar kejadian serupa tidak terulang.

Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari medan.tribunnews.com
  2. Gambar Kedua dari pojoksatu.id