Posted in

Mencekam! Jukir di Medan Babak Belur Dihajar Preman Pasar, Warga Heboh!

Seorang juru parkir di Medan menjadi korban pengeroyokan preman pasar hingga babak belur, kejadian ini membuat warga sekitar heboh.

Jukir di Medan Babak Belur Dihajar Preman Pasar

Viral di media sosial, seorang koordinator juru parkir (jukir) di Kota Medan menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang yang diduga preman pasar. Kejadian itu terjadi di sekitar Pasar Sukaramai, Kecamatan Medan Area, saat aktivitas pasar tengah ramai. Warga dan pengguna jalan sempat merekam dan menyebar video, sehingga insiden ini cepat memicu reaksi publik.

Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVELIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kronologi Pengeroyokan di Pasar

Pengeroyokan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, di sekitar lingkungan Pasar Sukaramai. Korban bernama Dandy Aulia Pratama sedang bertugas sebagai koordinator jukir di lokasi tersebut. Sejumlah orang yang diduga preman pasar lalu mendatanginya dan meminta ia tidak lagi mengutip uang parkir di area yang mereka kuasai.

Dandy tidak mengindahkan permintaan itu karena ia mengutip sesuai perintah PUD pasar. Pernyataan dan teguran kemudian berubah menjadi serangan fisik saat para pelaku menyerang dan mengeroyoknya. Dalam video yang tersebar, terlihat Dandy sempat terjatuh dan berusaha melindungi diri sambil dipukuli bertubi‑tubi.

Usai pengeroyokan, Dandy berlari ke Pos Polisi Lalu Lintas di simpang Pasar Sukaramai untuk meminta pertolongan. Di pos tersebut, ia mengadukan kejadian dan resmi melaporkan dugaan penganiayaan kepada polisi. Kepolisian setempat kemudian mencatat laporan dan mulai memroses kasus yang menyita perhatian warga.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Luka Korban dan Perawatan Medis

Akibat pengeroyokan, Dandy mengalami luka cukup serius hingga tampak babak belur. Wajah dan beberapa bagian tubuhnya memar karena pukulan berulang, sementara bibirnya robek dan berdarah. Kondisi ini membuatnya harus menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk kemungkinan penjahitan kecil pada bagian bibir.

Pihak keluarga dan rekan kerja sempat membagikan kondisi Dandy setelah kejadian. Hal ini memicu empati dan dukungan dari warga serta netizen yang mengecam aksi kekerasan tersebut. Kasus ini juga mengingatkan masyarakat pada praktik kekerasan yang sering muncul di lingkungan pasar tradisional.

Di Medan, beberapa kasus sebelumnya pernah menunjukkan pedagang yang menjadi korban preman di pasar. Bahkan ada kasus “saling lapor” antara pedagang dan oknum preman, sehingga proses hukum menjadi rumit. Kali ini, warga berharap kepolisian menangani kasus jukir ini dengan tegas dan tidak membiarkan pelaku bebas berkeliaran.

Baca Juga: Warga Panik! 2 Rumah di Jalan Bromo Medan Terbakar Hebat!

Langkah Hukum dan Tanggapan Polisi

 Langkah Hukum dan Tanggapan Polisi

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Fajri, mengonfirmasi bahwa laporan dugaan penganiayaan terhadap Dandy telah diterima. Laporan dibuat pada hari kejadian, 30 Maret 2026, dan langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan awal. Polisi menyatakan kasus ini sedang didalami, termasuk mengumpulkan bukti dari saksi dan video yang beredar.

Penyidik akan menelusuri identitas para pelaku yang terlihat dalam video pengeroyokan. Mereka mengecek rekaman CCTV dan video dari media sosial untuk memperjelas kronologi dan pihak yang terlibat. Langkah ini diharapkan mampu menghindari saling tuduh dan memastikan pelaku yang benar‑benar terlibat diusut sesuai hukum.

Warga dan pegiat pasar menuntut penegakan hukum yang adil, tidak hanya terhadap korban, tetapi juga pelaku kekerasan. Mereka meminta aparat mencegah praktik pemerasan dan penguasaan wilayah oleh kelompok preman di pasar. Harapannya, kasus ini menjadi contoh penegakan hukum yang tegas di Medan.

Dampak Sosial dan Harapan Warga

Kejadian pengeroyokan terhadap jukir di Pasar Sukaramai cepat memicu reaksi warga dan netizen di Medan. Banyak yang mengecam kekerasan preman yang sering muncul di pasar dan area komersial. Di media sosial, muncul dukungan moral dan tagar untuk menuntut keadilan bagi korban.

Insiden ini juga menggarisbawahi perlindungan bagi pekerja publik seperti jukir dan pedagang yang sering berada di bawah tekanan kelompok preman. Tanpa perlindungan hukum yang kuat, mereka rentan menjadi korban ketika berusaha menjalankan tugas yang sah. Warga berharap pemerintah daerah dan kepolisian menertibkan praktik pungli dan penguasaan wilayah ilegal di pasar.

Masyarakat sekitar Pasar Sukaramai meminta peningkatan pengawasan dan penjagaan di area pasar. Mereka ingin pasar menjadi tempat yang aman dan nyaman, bukan ruang yang mencekam bagi pedagang dan pekerja. Harapannya, kejadian ini menjadi momentum untuk menata ulang keamanan dan pengelolaan pasar tradisional di Medan.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari alinea.id