Posted in

Kota Medan Terendam Banjir, Luapan Tiga Sungai Utama Rendam Ratusan Rumah

Kota Medan dilanda banjir besar akibat luapan tiga sungai utama, Sungai Deli, Babura, dan Belawan, ratusan rumah warga terendam air.

Kota Medan Terendam Banjir, Luapan Tiga Sungai Utama Rendam Ratusan Rumah

Akses jalan terputus, listrik padam, dan aktivitas warga lumpuh. Pemerintah kota bersama BPBD sigap melakukan evakuasi dan pendataan korban. Wali Kota Medan mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan memantau informasi cuaca terkini.

Simak kejadain di Medan terviral  dan terbaru yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di Info Kejadian Medan.

Kota Medan Terendam Banjir, Luapan Tiga Sungai Utama

Kota Medan pada Kamis pagi (27/11/2025) dilanda banjir besar setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Senin malam. Luapan air dari tiga sungai utama yakni Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan menyebabkan ratusan rumah penduduk terendam air hingga kedalaman satu hingga dua meter.

Beberapa kawasan terdampak parah seperti Medan Marelan, Medan Baru, dan Medan Labuhan yang berada di dekat aliran sungai-sungai tersebut. Di Medan Marelan, genangan air sudah mencapai dada orang dewasa sejak Rabu malam dan terus meningkat hingga pagi hari.

Kondisi ini membuat warga mengungsi dan menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Sementara itu, akses jalan di beberapa kawasan juga terputus total karena terendam air. Pemerintah kota bersama BPBD segera melakukan evakuasi dan pendataan untuk membantu masyarakat terdampak.

Penyebab Banjir dan Arahan Wali Kota Medan

Intensitas hujan yang tinggi sejak awal minggu menjadi penyebab utama bencana banjir di Medan. BMKG juga memprediksi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terus berlangsung hingga akhir pekan. Hal ini diperparah oleh terbentuknya siklon tropis di wilayah sekitarnya yang menyebabkan angin kencang dan hujan deras.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Ia meminta warga untuk mengikuti arahan pemerintah dan BPBD dalam menghadapi situasi darurat ini demi keselamatan bersama.

Selain itu, pemerintah kota terus mengaktifkan posko bencana serta fasilitasi evakuasi korban banjir. Masyarakat diminta untuk memantau informasi terkini dari BMKG dan pihak berwajib agar bisa mengambil langkah cepat ketika menghadapi meningkatnya ancaman bencana alam.

Baca Juga: Tragedi Alam di Sumut: 10 Tewas, 6 Hilang, Hampir 2.400 KK Terpaksa Mengungsi

Akibat Banjir Bagi Warga dan Fasilitas Publik

Akibat Banjir Bagi Warga dan Fasilitas Publik

Banjir yang melanda Medan menyebabkan lumpuhnya berbagai aktivitas warga, khususnya di daerah-daerah terdampak parah. Ratusan rumah terendam hingga ketinggian satu meter lebih, membuat warga terpaksa meninggalkan rumah sementara. Beberapa sekolah pun diliburkan untuk menghindari risiko bagi siswa.

Selain itu, akses jalan utama yang terendam juga menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut. Aliran listrik di beberapa kawasan dilaporkan padam, memperburuk kondisi warga terdampak. Banjir juga menimbulkan potensi penyebaran penyakit akibat genangan air dan sanitasi yang terganggu.

Pemerintah dan lembaga kemanusiaan bekerja cepat memberikan bantuan darurat seperti makanan, kebutuhan pokok, hingga pelayanan kesehatan bagi korban banjir.

Upaya Penanggulangan dan Antisipasi Pasca Banjir

Untuk mengatasi banjir dan mencegah semakin meluas, pemerintah kota bersama instansi terkait telah mengerahkan armada pompa air dan memantau sungai secara intensif. Evakuasi warga di daerah rawan banjir dilakukan sebagai langkah awal penyelamatan. Selain itu, pembersihan saluran air yang tersumbat menjadi prioritas untuk mempercepat surutnya banjir.

Pemerintah daerah juga mulai melakukan evaluasi dan perencanaan jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda Medan. Program penataan tata ruang, normalisasi sungai, dan pembangunan infrastruktur penahan banjir menjadi langkah penting yang bakal terus diupayakan.

Masyarakat diimbau agar selalu waspada dan mengikuti himbauan resmi terkait mitigasi bencana. Kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan melaporkan kondisi kritis menjadi kunci mengurangi risiko bencana di masa depan.

Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di .


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari medan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari medan.kompas.com