Sebuah mobil pikap menghantam rumah warga di Medan, diduga akibat sopir mengantuk, menimbulkan kerusakan dan kepanikan lokal.
Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Medan Area ketika sebuah mobil pikap hilang kendali dan menabrak rumah warga serta tiang internet. Kecelakaan tunggal ini diduga kuat disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk saat berkendara. Peristiwa nahas ini tidak hanya menimbulkan kerusakan materiil, tetapi juga menyisakan luka bagi pengemudi.
Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.
Kecelakaan Tunggal di Jalan HM Jhoni
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi pada Jumat pagi (13/2/2026) di Jalan HM Jhoni, dekat Gang Karya, Kelurahan PMT, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Lokasi kejadian yang berada di pinggir jalan ramai menjadi saksi bisu insiden ini. Warga sekitar langsung berhamburan untuk melihat kondisi pasca-kecelakaan.
Penyebab utama kecelakaan ini diduga kuat adalah pengemudi mobil pikap yang mengantuk. Kondisi mengantuk membuat konsentrasi pengemudi menurun drastis, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya dengan baik. Kelelahan saat berkendara sering kali menjadi pemicu utama insiden serupa.
Akibat kondisi mengantuk tersebut, mobil pikap kemudian oleng ke kiri dan menabrak dua objek sekaligus. Objek pertama yang dihantam adalah dinding rumah warga yang berada di pinggir jalan, disusul oleh tiang internet. Kejadian ini menimbulkan kerusakan cukup parah pada kendaraan dan fasilitas publik.
Identitas Pengemudi Dan Kendaraan
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, telah membenarkan kejadian kecelakaan tunggal ini. Ia menjelaskan bahwa mobil pikap yang terlibat adalah Mitsubishi dengan nomor polisi BK 9350 CM. Informasi ini penting untuk keperluan administrasi dan pelaporan resmi terkait insiden tersebut.
Pengemudi mobil pikap diketahui bernama Stepanus Sembiring, seorang pria berusia 33 tahun. Ia beralamat di Desa Namo Pinang, Kecamatan Namo Rambe. Identitas pengemudi ini memastikan bahwa penanganan kasus dapat dilakukan dengan tepat dan terarah sesuai prosedur yang berlaku.
AKBP I Made Parwita menjelaskan kronologi perjalanan Stepanus Sembiring sebelum kecelakaan. Ia melintas dari Jalan HM Jhoni dengan tujuan ke Jalan AR Hakim. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, kantuk menyerang, menyebabkan kendaraan oleng dan berujung pada tabrakan fatal.
Baca Juga: Kartel Judi Jermal Tersingkap, Puluhan Pelaku Tak Berkutik Saat Digerebek
Kerugian Dan Kondisi Pengemudi
Akibat kecelakaan ini, Stepanus Sembiring mengalami luka lecet pada bagian kakinya. Meskipun tidak parah, luka ini memerlukan perhatian dan penanganan medis. Kondisi pengemudi menjadi prioritas setelah insiden, untuk memastikan tidak ada cedera serius lainnya yang luput dari perhatian.
Mobil pikap yang dikendarai Stepanus mengalami kerusakan cukup signifikan. Bagian lampu depan pecah dan bamper depan rusak parah akibat benturan keras. Kerusakan pada kendaraan ini tentu akan memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit untuk mengembalikan kondisi seperti semula.
Selain kerusakan pada mobil pikap, dinding rumah warga yang tertabrak juga mengalami kerusakan. Untungnya, tidak ada korban jiwa dari pihak warga penghuni rumah. Tiang internet yang dihantam juga kemungkinan besar perlu perbaikan atau penggantian, mengganggu layanan internet di area tersebut.
Pentingnya Keselamatan Berkendara
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara akan bahaya mengemudi dalam kondisi mengantuk. Kelelahan dapat menurunkan fokus dan reaksi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya. Istirahat yang cukup adalah kunci utama untuk keselamatan berkendara.
Para pengemudi diimbau untuk selalu memastikan kondisi fisik prima sebelum memulai perjalanan, terutama untuk jarak jauh. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat sejenak atau mencari pengganti pengemudi. Keselamatan diri dan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas utama.
Polisi Lalu Lintas terus mengkampanyekan pentingnya disiplin berlalu lintas dan kesadaran akan kondisi tubuh saat berkendara. Kasus seperti ini menegaskan bahwa kelalaian kecil dapat berakibat fatal. Mari bersama-sama menciptakan jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari sadamanews.com