Heboh di Medan! Oknum Dishub diduga pungli sopir pikap Rp500 ribu, dishub Medan angkat bicara soal dugaan pungli ini.
Sebuah video viral menampilkan dugaan pungli yang dilakukan oknum Dishub terhadap sopir pikap di Medan dengan nominal Rp500 ribu. Video ini memicu pro dan kontra di media sosial, menuntut klarifikasi resmi dari pihak Dishub.
Mari simak di Info Kejadian Medan penjelasan lengkapnya agar fakta dan isu yang beredar dapat dipahami dengan jelas.
Dugaan Pungli Oknum Dishub Medan Jadi Sorotan
Sebuah video yang viral di media sosial menampilkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan terhadap sopir pikap. Dalam rekaman, tiga petugas menggunakan kendaraan dinas mendatangi sopir yang tengah berada di jalan, menimbulkan kecurigaan publik terhadap tindakan mereka.
Seorang perekam video mempertanyakan tindakan petugas yang tampak mendadak dan tidak jelas tujuannya. Ketiga petugas langsung menaiki kendaraan dinas mereka dan pergi setelah interaksi singkat dengan sopir, meninggalkan banyak pertanyaan.
Masyarakat pun menyoroti tindakan oknum ini secara luas. Video singkat itu memicu diskusi soal praktik pungli yang masih diduga terjadi di lapangan meski pemerintah berulang kali menegaskan larangan keras terhadap pungutan ilegal.
Kronologi Dugaan Pungli
Sopir pikap yang menjadi korban menyebut diminta menunjukkan KIR kendaraan. Petugas mengancam akan membawanya ke pengadilan bila dokumen tidak ditunjukkan, meski surat izin dan KIR masih berlaku.
Selain itu, sopir mengaku dimintai uang sebesar Rp500 ribu oleh petugas untuk dapat melanjutkan perjalanan. Permintaan tersebut menjadi sorotan karena menimbulkan dugaan praktik pungli yang merugikan masyarakat kecil.
Insiden ini terjadi saat sopir menjalankan aktivitas normalnya. Video yang merekam kejadian secara jelas memperlihatkan interaksi antara sopir dan oknum Dishub, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang integritas aparat lapangan di Medan.
Baca Juga: Waspada Bencana! BPBD Medan Latih Siswa SD Jadi Pahlawan Cilik Tanggap Bencana!
Reaksi Publik Dan Media Sosial
Video yang beredar viral itu memicu perhatian warganet. Banyak netizen menyoroti tindakan oknum petugas dan menekankan perlunya transparansi dari instansi pemerintah.
Diskusi publik memperlihatkan kekhawatiran terhadap praktik pungli yang masih ada di lapangan. Warganet meminta Dishub mengambil tindakan tegas agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.
Sejumlah komentar menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat bagi petugas lapangan. Masyarakat berharap instansi terkait bertindak cepat dan memastikan setiap prosedur dijalankan sesuai regulasi.
Klarifikasi Resmi Dishub Medan
Plt Kepala Dishub Medan, Suriono, menegaskan pihaknya akan memeriksa video viral tersebut. Ia menekankan bahwa tindakan pungli tidak ditoleransi di lingkungan Dishub, dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas.
Kabid sudah diminta untuk memeriksa video ini. Jika terbukti, oknum akan diberikan sanksi sesuai aturan, jelas Suriono, Senin (2/3/2026).
Dishub juga memastikan publik akan mendapatkan informasi transparan terkait hasil pemeriksaan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa instansi serius menindak praktik pungli dan menjaga kepercayaan publik.
Upaya Pencegahan Dan Pengawasan
Dishub Medan terus memperkuat pengawasan terhadap petugas lapangan. Pelatihan dan monitoring rutin dilakukan agar setiap prosedur dijalankan sesuai ketentuan dan menghindari praktik pungli.
Suriono menegaskan petugas wajib mengikuti SOP tanpa meminta uang atau imbalan dari pengendara. Video viral ini menjadi pengingat bahwa seluruh tindakan petugas harus sesuai aturan dan transparan.
Masyarakat diminta aktif melaporkan indikasi pungli melalui jalur resmi. Dishub menjamin akan menindaklanjuti setiap laporan agar kepercayaan publik terhadap institusi tetap terjaga, dan praktik ilegal di lapangan dapat diminimalkan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari fajarnusa.com