Kasus ini mengejutkan warga saat aparat mengungkap penangkapan seorang mahasiswi yang nekat membawa narkoba dalam jumlah besar tersebut.
Kasus penangkapan mahasiswi berinisial RK (18) asal Aceh di Medan menggemparkan publik Sumatera Utara. Polisi mengamankan 5 kilogram sabu dari tasnya di lobi hotel pada 14 Maret 2026. Motifnya, janji upah Rp 20 juta untuk antar barang haram ke Jakarta, ungkap sindikat narkoba memanfaatkan pelajar rentan.
Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.
Kronologi Penangkapan Dramatis
Polda Sumut dapat informasi intelijen tentang perempuan bawa narkoba di Jalan Inti Sari, Medan Sunggal. Tim reskoba langsung selami lokasi dan amankan RK di lobi Hotel I Sari Residence pukul 00.10 WIB. Penggeledahan temukan lima bungkus teh GuanYinWang isi sabu masing-masing 1 kg.
RK nekat ulangi aksinya setelah sukses kirim sabu ke Makassar via Bandara Silangit sebelumnya. Kali ini rencana ke Jakarta gagal total berkat penggerebekan cepat polisi. Direktur Resnarkoba Kombes Andy Arisandi pimpin operasi yang presisi tinggi.
Konferensi pers digelar 18 Maret di Polda Sumut, ungkap barang bukti utuh. RK tak tunjukkan perlawanan, langsung diamankan untuk pemeriksaan lanjutan. Kasus ini jadi pukulan telak bagi jaringan lintas provinsi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Modus Operandi Cerdas Sindikat
Sabu diselundupkan dalam kemasan teh asli, sulit dideteksi di bandara atau terminal. RK ambil paket di Medan atas perintah otak sindikat yang buron, lalu rencanakan pengiriman udara. Strategi ini hindari pengawasan darat yang ketat.
Sebelumnya, RK sukses kirim paket serupa ke Makassar tanpa kecurigaan. Upah Rp 20 juta jadi umpan manis penuhi gaya hidup mahasiswi. Sindikat manfaatkan mahasiswa sebagai kurir karena dianggap low profile dan minim pengawasan.
Penyidik temukan pola perintah via aplikasi pesan terenkripsi dari Aceh. RK koordinasi langsung dengan pemesan Jakarta, tunjukkan jaringan profesional. Polisi kejar dalang utama untuk hancurkan rantai pasok besar-besaran.
Baca Juga: Viral! Emak-Emak Diduga Jual Narkoba di Medan, Polisi Langsung Bertindak
Pengakuan Tersangka Dan Motif
RK akui ini aksi kedua demi biaya kuliah dan kebutuhan harian. “Saya diperintah orang misterius, janji bayar besar setelah sukses,” katanya saat interogasi. Mahasiswi ini tergiur cepat kaya tanpa sadar risiko hukuman mati.
Latar belakang RK dari keluarga biasa di Aceh, kuliah di Medan. Godaan finansial kuat karena beasiswa minim, tambah tuntutan gaya hidup kampus. Pengakuan ini bukti sindikat incar korban muda mudah dibujuk.
Andy Arisandi sebut RK tak punya koneksi narkoba sebelumnya, murni pion. Interogasi ungkap nomor HP dalang, tapi buron ke luar negeri. Kasus ini warning keras bagi pemuda jauh dari pengawasan orang tua.
Upaya Polisi Kejar Jaringan Besar
Polda Sumut buru otak sindikat dengan tracing transaksi keuangan RK. Tim gabung intelijen nasional pantau rute Aceh-Medan-Jakarta-Makassar. Pengungkapan ini ganggu suplai sabu skala nasional senilai miliaran rupiah.
Kerja sama Bea Cukai dan Imigrasi perketat pemeriksaan paket makanan di bandara. Andy tekankan operasi lanjutan tak berhenti di RK, target pabrik dan distributor. Masyarakat diminta lapor aktivitas mencurigakan via hotline narkoba.
Kasus serupa melonjak 30 persen di Sumut awal 2026, pemicu libur Lebaran. Polri upayakan razia massal di kampus dan kos-kosan mahasiswa. Pencegahan edukasi jadi senjata utama cegah generasi muda jadi korban sindikat kejam.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari medan.kompas.com