Posted in

Dua Pencuri Kabel di Asahan Gagal Usai Menyamar Jadi Petugas PLN

Dua pencuri kabel di Asahan, Sumatera Utara, gagal melancarkan aksinya setelah menyamar menjadi petugas PLN di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran.

Asahan Gagal Usai Menyamar Jadi Petugas PLN

Pelaku berinisial KS dan P berhasil diamankan warga, sementara rekannya masih buron. Kedua pelaku menggunakan pakaian safety berlogo PLN dan peralatan khusus untuk memotong kabel bertegangan. Polisi menekankan kewaspadaan masyarakat terhadap oknum gadungan.

Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.

Dua Pencuri Kabel di Asahan Gagal Setelah Nyamar Jadi Petugas PLN

Dua pencuri kabel di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, gagal melancarkan aksinya setelah mencoba menyamar sebagai petugas PLN. Kejadian ini terjadi di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku berinisial KS (28) dan P (36), sementara satu rekannya, T (26), masih buron.

Menurut Polres Asahan, kedua pelaku menggunakan pakaian safety berlogo PLN untuk meyakinkan warga sekitar bahwa mereka adalah petugas resmi. Salah satu pelaku bahkan memanjat tiang listrik dan mencoba memotong kabel menggunakan gunting khusus yang telah dilapisi isolasi agar terhindar dari sengatan listrik.

Aksi ini awalnya berjalan mulus, namun segera diketahui warga sekitar. Warga yang curiga langsung mengupayakan penangkapan, sehingga rencana pencurian kabel pun gagal total. Kejadian ini menimbulkan kehebohan di lingkungan setempat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tiang listrik.

Cara Aksi Pencurian Kabel Dilakukan Pelaku

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan pakaian dan atribut PLN untuk menutupi identitasnya. Setelah kabel berhasil dipotong, pelaku lain membantu menarik dan membawa kabel curian tersebut. Tindakan ini dilakukan dengan sangat cepat, namun kurang memperhitungkan kemungkinan warga memantau aktivitas mereka.

Pelaku menggunakan peralatan yang cukup profesional, termasuk gunting khusus berisolasi untuk memotong kabel bertegangan. Cara ini menunjukkan bahwa mereka memiliki sedikit pengetahuan tentang prosedur keselamatan listrik, meski tetap sangat berbahaya. Revi menekankan bahwa modus seperti ini dapat menimbulkan risiko serius bagi pelaku maupun warga di sekitar.

Rencana ketiga pelaku akhirnya gagal saat sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri terjatuh. Akibatnya, KS dan P berhasil diamankan warga, sementara T berhasil melarikan diri. Polisi segera menerima laporan dan bergerak cepat untuk menindaklanjuti kasus ini.

Baca Juga: Sudah 13 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Belum Padam

Penanganan dan Proses Hukum

Penanganan dan Proses Hukum

Setelah berhasil diamankan, kedua pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polres Asahan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi menegaskan bahwa pencurian kabel termasuk tindak pidana serius karena menyangkut fasilitas umum dan keselamatan warga.

Kapolres menambahkan, proses penyidikan akan mencakup pemeriksaan alat bukti dan memanggil saksi warga yang mengetahui kejadian. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kasus dapat ditangani secara tuntas, termasuk untuk mengejar pelaku ketiga yang masih buron.

Polres Asahan juga menekankan bahwa tindakan cepat warga membantu mencegah kerugian lebih besar. Keberhasilan penangkapan ini menjadi contoh bagaimana kewaspadaan masyarakat dapat mendukung upaya penegakan hukum dan keamanan fasilitas publik.

Warga Diminta Waspada Terhadap Oknum Gadungan

Polres Asahan mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap orang yang mengaku sebagai petugas resmi, terutama bila melakukan aktivitas pada jam-jam tidak wajar. Warga diingatkan untuk memeriksa identitas petugas dan tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan ke pihak berwajib atau kantor PLN terdekat.

Selain itu, warga dianjurkan untuk tidak langsung mendekati pelaku atau mengambil tindakan sendiri yang bisa membahayakan keselamatan. Koordinasi dengan pihak kepolisian tetap menjadi langkah paling aman saat menghadapi oknum yang berpotensi melakukan tindakan kriminal.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih sigap dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum. Waspada terhadap modus operandi yang menyamar sebagai petugas resmi sangat penting untuk mencegah aksi kriminal serupa di masa mendatang.

Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari medan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari medan.tribunnews.com