Anggota DPR RI, Ade Jona Prasetyo, mengapresiasi kecepatan polisi Polda Sumatera Utara dan Polres Belawan dalam menangkap pelaku pencurian di Medan.
Penangkapan pelaku residivis ini mendapat sorotan publik karena menegaskan efektivitas penegakan hukum. DPR berharap proses hukum berjalan cepat dan transparan, memberikan hukuman yang setimpal, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lain.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.
DPR Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku Seret Bocah SD
Anggota DPR RI, Ade Jona Prasetyo, menyampaikan apresiasi terhadap kepolisian Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polres Belawan yang berhasil menangkap pelaku pencurian di Medan Marelan, Kota Medan. Kasus ini sempat viral karena korban, seorang bocah SD, terseret sepeda motor pelaku saat berusaha menggagalkan aksi pencurian.
“Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap. Kami sangat mengapresiasi kerja kepolisian baik dari Dirkrimum, Jatanras Polda Sumut maupun Kapolres dan Kasatreskrim Belawan yang berjibaku untuk mengamankan pelaku di Provinsi Riau,” ujar Ade Jona, Senin (26/1/2026). Tindakan cepat aparat menjadi sorotan publik karena menegaskan efektivitas penegakan hukum di wilayah tersebut.
Langkah kepolisian mendapat perhatian dari masyarakat, terutama warga Medan Utara, yang kini merasa lebih aman. Penangkapan pelaku yang berstatus residivis diharapkan menjadi peringatan bagi calon pelaku kejahatan di wilayah tersebut dan menunjukkan keseriusan aparat menindak kriminalitas.
Penegakan Hukum dan Ancaman Hukuman Berat
Ade Jona menilai proses hukum terhadap pelaku harus cepat dan transparan. Ia berharap pelaku segera diadili sehingga hukum dapat ditegakkan secara adil dan memberikan efek jera bagi masyarakat.
“Kami berharap kasus ini segera diproses hingga pengadilan, dan pelaku diberikan hukuman yang berat,” ungkap Jona. Ia menekankan bahwa karena pelaku merupakan residivis, wajar hukuman yang diberikan lebih berat sesuai peraturan perundang-undangan.
Percepatan proses hukum menjadi perhatian publik agar rasa keadilan masyarakat tetap terjaga. DPR berharap aparat hukum terus bekerja profesional dalam menangani kasus-kasus serupa di masa mendatang.
Baca Juga:Heboh! Debt Collector Rampas Mobil di Medan Hanya Divonis 1 Tahun 6 Bulan
Imbauan Waspada Untuk Warga dan Orang Tua
Selain mengapresiasi kepolisian, Ade Jona mengimbau warga agar lebih waspada dan berhati-hati untuk mencegah kejadian serupa. Masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan selalu memantau lingkungan sekitar.
Ketua DPD Gerindra Sumut ini juga meminta para orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya. “Peristiwa ini menimpa seorang siswi, jadi penting bagi orang tua untuk mengawasi anaknya. Kita tidak tahu siapa yang ingin berbuat jahat, sehingga harus selalu waspada,” jelasnya.
Langkah pencegahan dari keluarga dan masyarakat diyakini dapat meminimalisir risiko anak-anak menjadi korban kriminalitas di lingkungan sekitar. Kewaspadaan kolektif menjadi kunci keamanan di wilayah perkotaan.
Keberhasilan Penegakan Hukum di Sumut
Kasus ini menunjukkan efektivitas aparat hukum di Sumatera Utara dalam menindak kejahatan, termasuk terhadap pelaku residivis. Penangkapan pelaku menjadi bukti kerja cepat dan profesional aparat dalam menjaga keamanan masyarakat.
Keberhasilan ini juga menjadi pesan bagi masyarakat bahwa tindak kriminalitas tidak akan luput dari pengawasan aparat. Aparat hukum bekerja sama dengan masyarakat untuk memastikan lingkungan lebih aman dan kondusif.
Ade Jona menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menekan angka kriminalitas. Dengan dukungan publik, aparat dapat menjalankan tugasnya lebih efektif dan memberikan perlindungan optimal bagi warga, khususnya anak-anak yang rentan menjadi korban kejahatan.
Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari infonasional.com