Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meninjau langsung lokasi banjir parah di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, memastikan warga terdampak bencana.
Rumah-rumah rusak ringan hingga berat akibat luapan Sungai Lopian, akses jalan terputus, dan arus banjir deras. Bobby menjamin bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, termasuk perbaikan infrastruktur dan hunian tetap.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.
Bobby Nasution Tinjau Langsung Lokasi Banjir Parah di Tapanuli Tengah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, meninjau langsung lokasi banjir yang melanda Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Rabu (18/2/2026). Banjir ini disebabkan luapan Sungai Lopian dari hulu yang merendam permukiman dan jalanan utama.
Saat berada di lokasi, Bobby melihat kerusakan rumah warga yang bervariasi dari ringan, sedang, hingga berat. Beberapa rumah bahkan tersapu arus deras, mirip dengan banjir besar yang terjadi pada November 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi dan daerah setempat.
Bobby juga berdialog dengan warga, mendengar langsung keluhan mereka terkait kerusakan rumah, harta benda, dan akses transportasi yang terputus. “Kita lihat kondisinya bagaimana untuk bangunan rumah warga. Karena ada kategori kerusakannya, ringan, sedang atau berat.
Bobby Pastikan Bantuan Segera Tersalurkan ke Warga
Gubernur Sumut memastikan masyarakat terdampak banjir akan menerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Bantuan ini tidak hanya untuk perbaikan infrastruktur, tetapi juga penyediaan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak parah.
“Bantuannya kita siapkan, dari pemerintah pusat juga ada, dan kabupaten. Untuk Bapak Ibu nanti pakai rekening Bank Sumut, kalau belum, biar kami yang buatkan atas nama siapa,” jelas Bobby kepada warga di lokasi banjir.
Untuk percepatan distribusi bantuan, Bobby meminta pemerintah dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten segera menyiapkan data faktual warga terdampak. Ia menekankan bahwa Rencana Rekonstruksi, Rehabilitasi, dan Pasca Bencana (R3P) sudah disusun untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Baca Juga: Gagal Total! Kurir Sabu Pakai Bika Ambon Sebagai Alat Selundup, Kini Dibekuk Polisi!
Dampak Banjir dan Longsor di Tapteng
Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Tapteng sejak Senin (16/2/2026) sore. Akses jalan nasional yang menghubungkan Sibolga ke Padang Sidempuan maupun Tapanuli Utara sempat terputus total. Banyak warga terjebak di rumah mereka karena arus air yang deras dan tumpukan material kayu gelondongan yang terbawa arus.
Di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, arus lalu lintas lumpuh total akibat genangan air yang menutup badan jalan. Warga harus menunggu evakuasi untuk bisa melewati lokasi terdampak. “Selain arus banjir yang deras, material kayu gelondongan juga terbawa banjir dan menumpuk di badan jalan.
Situasi ini memaksa pemerintah setempat menyiapkan evakuasi darurat bagi warga terdampak. Posko tanggap darurat dibuka untuk menyalurkan bantuan logistik, obat-obatan, serta kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir dan longsor.
Ulurkan Tanganmu, Bantu Ringankan Derita Korban Banjir
Pemerintah provinsi Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat, lembaga, dan komunitas untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dukungan sekecil apa pun, mulai dari logistik, obat-obatan, hingga donasi finansial, sangat berarti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Posko donasi dan bantuan tersedia di beberapa titik strategis. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening resmi pemerintah dan lembaga kemanusiaan terpercaya untuk memastikan tepat sasaran. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat terus memantau kondisi cuaca dan aliran sungai untuk mengantisipasi banjir susulan.
Bobby menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan. “Mari bersama-sama membantu saudara kita yang terdampak bencana. Dengan gotong royong, kita bisa meringankan beban mereka dan mempercepat proses pemulihan pasca-banjir,” ujarnya.
Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.kompas.com
- Gambar Kedua dari Bobby Nasution