Posted in

Billboard Maut Yang Pernah Roboh di Medan Akhirnya Ditumbangkan Satpol PP

Satpol PP Medan membongkar billboard maut milik PT Sumo, yang sebelumnya pernah roboh dan menimpa mobil.

Satpol PP Medan membongkar billboard maut milik PT Sumo

Billboard raksasa yang selama ini berdiri kokoh di Jalan Zainul Arifin, Medan Petisah, kini tinggal kenangan. Satpol PP Kota Medan bertindak tegas membongkar reklame milik PT Sumo. Pembongkaran ini dilakukan karena rekam jejak billboard yang pernah roboh dan menimpa kendaraan, menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat.

Simak beragam informasi menarik dan bermanfaat berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Medan.

Pembongkaran Billboard Raksasa Oleh Satpol PP Medan

​Pada hari Jumat, 6 Februari 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan melakukan penindakan tegas terhadap billboard raksasa milik PT Sumo yang berlokasi di Jalan Zainul Arifin, Kecamatan Medan Petisah, tepat di depan Hotel Cambridge.​ Operasi ini melibatkan puluhan personel Satpol PP.

Untuk mendukung proses pembongkaran, dua armada alat berat, lengkap dengan crane, dikerahkan ke lokasi. Alat-alat berat ini sangat penting untuk merobohkan dan menurunkan struktur billboard reklame yang berukuran masif tersebut.

Sejak siang hari, setelah salat Jumat berjamaah, arus lalu lintas di sekitar lokasi tampak melambat. Petugas Satpol PP berjibaku membongkar banner XL dan memotong konstruksi besi raksasa yang menjulang tinggi di tepi jalan tersebut, memastikan proses berjalan lancar dan aman.

Rekam Jejak Bahaya Dan Pelanggaran Izin

Billboard raksasa ini sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial karena insiden roboh pada Selasa malam, 12 Agustus 2025. Dalam kejadian tersebut, empat mobil dan beberapa pengguna jalan serta kendaraan bermotor tertimpa struktur yang ambruk, menimbulkan kerugian dan kekhawatiran serius.

Kabid Penindakan Satpol PP, Albena, menjelaskan bahwa penertiban dan pembongkaran billboard ini dilakukan sesuai aturan dan memiliki dasar hukum yang kuat, menyusul hasil monitoring dari Perkim (Perumahan dan Permukiman). Ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut telah melalui prosedur yang berlaku.

Albena menambahkan bahwa jika ada klaim terkait izin PBG (Persetujuan Bangunan Gedung), pihak yang bersangkutan harus mengurusnya ke Perkim. “Kami sudah ada arahan sesuai hukum berlaku,” tegasnya, menggarisbawahi bahwa tindakan Satpol PP didasarkan pada ketentuan hukum yang sah.

Baca Juga: Heboh! BNN Gagalkan Peredaran 200 Kg Ganja di Sumut, 600 Ribu Jiwa Terhindar Bahaya

Proses Penindakan Yang Alot Dan Pengamanan Lokasi

 Proses Penindakan Yang Alot Dan Pengamanan Lokasi

Pantauan di lokasi oleh media menunjukkan bahwa proses penindakan berlangsung cukup alot dan memerlukan ketelitian. Petugas harus terlebih dahulu membuka spanduk reklame yang terpasang, sebelum melanjutkan ke tahap pemotongan rangka besi satu per satu.

Setelah rangka besi berhasil dipotong, bagian-bagian tersebut diangkat menggunakan crane dan diangkut menggunakan mobil truk. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan petugas dan meminimalisir risiko tambahan di area sekitar.

Demi keamanan publik dan kelancaran proses pembongkaran, area di sekitar billboard disterilkan dan dijaga ketat oleh aparat. Petugas Satpol PP turut mengamankan arus lalu lintas yang melambat, memastikan tidak ada insiden yang tidak diinginkan selama operasi berlangsung.

Komitmen Pemerintah Terhadap Keselamatan Publik

Satpol PP Kota Medan menegaskan bahwa penertiban ini merupakan langkah tegas pemerintah daerah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Insiden robohnya billboard sebelumnya menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap struktur reklame.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, billboard PT Sumo tersebut juga diduga kuat melanggar ketentuan teknis dan perizinan yang berlaku. Hal ini menjadi dasar kuat bagi tindakan pembongkaran, yang bertujuan untuk menegakkan aturan dan menjaga ketertiban kota.

“Ini menyangkut nyawa orang. Kami tidak ingin ada korban berikutnya akibat kelalaian atau pelanggaran,” tegas salah satu petugas Satpol PP. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di atas kepentingan bisnis semata.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Medan kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Medan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari medan.tribunnews.com
  • Gambar Kedua dari instagram.com