Polisi Polrestabes Medan menggerebek kantor ormas GRIB Jaya yang dijadikan sarang judi di Jalan Tapian Nauli, Medan Sunggal.
Operasi ini mengamankan empat tersangka, termasuk bandar, penjaga, dan pemain, serta menyita puluhan mesin judi. Dari hasil rekonstruksi, terungkap keterlibatan Ketua PAC dan istrinya dalam praktik ilegal tersebut. Penggerebekan ini menunjukkan judi terselenggara secara sistematis.
Dapatkan update terbaru seputar peristiwa Medan yang sedang viral, eksklusif yang hanya ada di Info Kejadian Medan.
Sekretariat Ormas di Medan Digerebek, Praktik Judi Terungkap
Polrestabes Medan menggerebek sekretariat organisasi masyarakat GRIB Jaya yang diduga dijadikan sarang perjudian di Jalan Tapian Nauli, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Operasi ini dilakukan pada Rabu (28/1/2026) dan mengamankan sejumlah tersangka serta barang bukti perjudian.
Kepala Polrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, mengatakan bahwa lokasi yang digerebek mencakup dua ruko yang diduga merupakan sekretariat ormas tingkat PAC Medan Sunggal. “Ironisnya, praktik perjudian ini berlangsung di lokasi resmi ormas,” ujarnya saat ditemui Kamis (29/1/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi menangkap empat orang, yakni MH (19) sebagai bandar dan kasir, DH (29) sebagai penjaga gerbang, serta HS (29) dan A (57) sebagai pemain judi. Selain itu, petugas menyita satu mesin tembak ikan aktif dan sekitar 30 mesin judi yang sedang diperbaiki untuk digunakan kembali.
Rekonstruksi 20 Adegan Bongkar Fakta Mengejutkan
Setelah penggerebekan, Polrestabes Medan menggelar pra rekonstruksi dengan total 20 adegan untuk menyesuaikan keterangan tersangka dan saksi di berita acara pemeriksaan dengan fakta di lapangan. Awalnya hanya 14 adegan, namun setelah pemeriksaan lebih detail, bertambah menjadi 20 adegan.
Dalam rekonstruksi tersebut terungkap beberapa fakta menarik. Pertama, ada adegan di mana dua pemain dan bandar sempat bermain bersama dengan penyerahan chip dan uang tunai, yang menegaskan adanya transaksi ilegal di lokasi.
Kedua, dari rekonstruksi terungkap modus operandi perjudian, termasuk bagaimana bandar dan penjaga mengoperasikan mesin judi serta mengatur jalannya permainan. Hal ini menjadi bukti kuat bagi penyidik untuk menetapkan tersangka dan memperkuat kasus.
Baca Juga: Skenario Syalihin, Terdakwa Hukuman Mati Melarikan Diri Usai Sidang
Ketua PAC dan Istri Terlibat Langsung dalam Judi Ilegal
Polisi juga mendapati fakta bahwa bandar dan penjaga judi direkrut oleh PS, Ketua PAC GRIB Jaya Medan Sunggal. PS diketahui mengajarkan cara mengoperasikan mesin judi hingga mengelola transaksi secara rutin.
Selain itu, istri PS, EA, turut terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Setiap harinya, EA datang ke ruko untuk mengambil uang hasil keuntungan judi, baik secara tunai maupun non-tunai. Hal ini menandai keterlibatan langsung pengurus ormas dalam kegiatan kriminal.
Kombes Calvijn menyatakan bahwa fakta ini menunjukkan praktik judi berlangsung dengan sistematis dan terorganisir, sehingga pihak kepolisian akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh jaringan dan pihak yang terlibat.
Ancaman Hukum dan Tindak Lanjut Kasus
Keempat tersangka yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh unit terkait Polrestabes Medan. Mereka dijerat dengan aturan hukum pidana terkait perjudian, termasuk pasal yang mengatur permainan judi dan penyalahgunaan tempat umum.
Polisi menegaskan akan melakukan penyidikan mendalam terhadap keterlibatan pengurus ormas lain dan pihak yang memfasilitasi praktik ilegal. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada anggota lain yang menanggung risiko hukum karena turut terlibat atau memberi izin operasional lokasi judi.
Selain itu, pihak kepolisian juga berencana sosialisasi dan patroli rutin untuk mencegah praktik perjudian di area publik dan sekretariat organisasi masyarakat lainnya. Strategi ini diharapkan mengembalikan keamanan dan ketertiban di wilayah Medan Sunggal.
Simak berita update lainnya tentang Medan dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Medan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari medan.kompas.com
- Gambar Kedua dari infonasional.com